Cara Membuat Begel Yang Benar


Begel adalah komponen struktur yang terbuat dari besi beton yang berfungsi sebagai penahan beban geser. Gaya geser merupakan gaya yang bekerja tegak lurus terhadap struktur. Sehingga beban geser harus diperhatikan dengan baik. Karena sering terjadi kegagalan struktur karena mengabaikan faktor beban geser ini.


Kali ini kita akan membuat begel besi, untuk membuat begel ini ada beberapa alat dan bahan yang harus disiapkan, antara lain sebagai berikut:

– Besi
– Tang
– Gergaji Besi
– Alat Ukur

Jika semua alat dan bahan diatas sudah siap, anda dapat memulai proses pembuatan begel besi, untuk prosesnya anda dapat mengikuti beberapa langkah dibawah ini:

1. Siapkan Lokasi Pembuatan
Agar proses pembuatan begel besi ini dapat berlangsung dengan cepat, maka anda juga harus memerhatikan lokasi pembuatan, usahakan lokasi pembuatannya yanng nyaman serta mempunyai penerangan yang cukup sehingga ketika anda membengkokkan bsi tersebut dapat terlihat dengan jelas.

2. Lakukan Pengukuran
Selajutnya lakukanlah pengukuran, untuk melakukan pengukuran ini anda dapat menggunakan alat ukur meteran. Sebaiknya dalam mengukur disesuaikan degan rangka besi cor yang dibutuhkan.

3. Pemotongan
Jika ukuran sudah diketahui, anda dapat langsung melakukan pemotongan. Untuk memotong besi ini banyak sekali caranya, dapat menggunakan gergaji besi, gerinda dan alat lainnya.

4. Bengkokkan Besi
Jika besi sudah dipotong sesuai dengan kebutuhan, langkah selanjutnya adalah dengan membengkokkan besi tersebut sehingga dapat terbentuk begel besi. Untuk membengkokkan besi ini anda dapat menggunakan tang. Dalam membengkokkan besi harus sama antar sisi, agar nantinya begel tersebut dapat digunakan dengan baik.

Bagian struktur yang menerima beban geser adalah bagian struktur melintang dan vertikal. Sehingga balok atau pun kolom membutuhkan begel atau sengkang, untuk menahan beban geser. Meskipun terlihat sepele perencanaan tulangan begel atau sengkang harus memperhatikan kaidah yang sudah di tentukan. Tulangan begel harus dibuat kuat dan mampu menahan beban geser.

Jarak tulangan begel atau sengkang tidak boleh lebih dari 30 cm satu sama lain. Dan di beberapa bagian tertentu jarak begel lebih rapat yaitu sekitar 10 – 15 cm. Begel atau sengkang yang rapat biasa terletak di sepertiga panjang bentang sebuah struktur. Karena pada bagian tersebut momen puntir yang diterima struktur cukup besar.

Kesimpulannya ada tiga faktor yang harus di perhatikan ketika membuat sengkang. Yaitu panjang penyaluran begel, besarnya dimensi begel dan tebal selimut beton yang digunakan.

Perkasa adalah brand besi beton, wiremesh, dan baja ringan berkualitas SNI. Tersedia berbagai variasi ukuran dan ketebalan. Berminat untuk membeli produk dan menjadi mitra kami? Silahkan langsung menghubungi nomor : 08111168396 atau kunjungi website kami disini.